Bab 6: Keterikatan

287 Words
Setiap pagi mereka berdua terlihat sangat serasi seperti pasangan lainnya, meski mereka pacaran namun itu tak mempengaruhi pendidikan dan nilai mereka berdua, Rudi senang setiap harinya sekarang dia merasa bahagia, semester per semester pun mereka jalani dengan santainya. *** Dit kita kan udah semester enam bentar lagi skripsi'an kamu mau ambil apa? Aku belum tau Rud, masih kupikirkan.. kalo kamu? aku juga masih banyak pertimbangan mau ambil apa. nanti siang kita makan bareng ya dit. oke... Akhirnya semester akhir pun tiba mereka berdua sibuk dengan skripsi dan dosen pembimbing masing-masing, meski disibukkan oleh semester akhir namun tak pernah mengganggu hubungan mereka malah makin erat. Rud kamu udah selesai kah bimbingan? sudah dit kamu? aku ke dospem 1 sudah tinggal yang 2. ayo sudah aku temenin ya. iya. akhirnya mereka menuju ruang dospem ke-2 Dita, disana mereka dapat info ternyata dosen tersebut sedang keluar kota, dan baru kembali 3 hari kemudian. Akhirnya dengan berat hati Dita pergi dari ruang dosen tersebut. Hari-hari berlalu pasangan kekasih tersebut semakin lengket saja, baik Dita maupun Rudi hubungan mereka berjalan dengan baik bahkan keduanya akhirnya mendapatkan aprove untuk maju sidang pertama mereka. Waktu sidang semakin dekat meski mereka fokus ke waktu sidang masing-masing namun tak ada jarak renggang di hubungan mereka. Sidang pertama rudi pun akan segera dimulai sementara dita mendapatkan jadwal sidang besok, akhirnya giliran rudi masuk kurang lebih 45 menit akhirnya rudi keluar ruangan sidang. *** Gimana kamu bisa Rud? Lumayan dit nggak terlalu banyak yg ditanya...cuma ada masukan dikit dari dosen penguji. Wah aku kok jadi deg-degan ya rud. tenang aja jawab aja pokonya nanti dibantu kok sama dosen penguji, asal kamu jangan diem aja dit. oke deh aku agak tenang dikit. Keesokan harinya tibalah waktunya Dita sidang... Bersambung
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD