Kedua anak berbeda jenis kelamin itu masih dalam posisi yang sama sejak dua belas menit yang lalu. Tiduran telentang bersisian sembari menghabiskan sisa es gabus milik mereka. Dengan pandangan keduanya yang masih fokus menatap kepada hamparan langit hitam dengan taburan putih berkelap-kelip di atas sana. Di gigitan es terakhirnya, Daviant menolehkan kepala pada sang sahabat yang berada di sampingnya. Keylani ternyata tengah nyaman-nyamannya menikmati es dalam tangkupan di kedua tangan kecil gadis itu, terlalu bersemangat hingga membuat cairan es berwarna-warni yang tengah Ia jilati dengan semangat jatuh menuruni dagu lancip si anak perempuan. Daviant mengulurkan tangan menghapus jejak cairan lengket tersebut. Keylani benar-benar luar biasa. Jika biasanya orang lebih memilih meresapi den

