Epilog Season 1

845 Words

Dua jiwa yang bersatu tidak akan terpisah seiring waktu. Sayapmu yang patah, biarkan aku yang menyembuhkannya Berikan aku kesempatan untuk menebus semua kesalahanku Biarkan aku bertemu denganmu sekali lagi...... "Kakak!" Seorang gadis dengan pakaian tebalnya mencoba untuk mengejar lelaki datar yang berjalan cepat jauh didepannya. Rambut silvernya tertiup lembut oleh angin musim dingin. Pipi keduanya sedikit memerah, mungkin akibat rasa dingin yang menusuk tulang. Mereka tengah berseluncur di salah satu danau besar belakang bangunan -atau mungkin kastil- yang mereka sebut sebagai sekolah. Keduanya bersenang-senang, sampai tanpa sengaja si perempuan berhenti untuk sekedar melihat cahaya hijau yang bersinar terang didalam tebalnya es. "Kakak, ada sesuatu di dalam sana," ujar si perempu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD