Tanggung jawab

1521 Words

Jenaka yang tadi sudah hampir berdiri mengurungkan niatnya, dia memutar kemiringan sikap duduknya, hingga kini posisinya dan Rangga membentuk sudut siku-siku, dia menghadap ke Rangga yang sudah ikut mengemper di pangkal tangga, sedangkan Rangga membuang pandangan kesal ke arah depan. “Sebentar, Pak, memangnya tadi saya ada bilang minta bapak temani makan? Maaf, atau mungkin saya ada bertingkah ke arah sana? saya tau ingatan saya ini agak payah, jadi coba Bapak bantu ingatkan lagi, takut saya lupa,” tanya Jen degan tempo yang dia atur sedemikian rupa, mirip pembaca berita. “Lebay sekali intonasi kamu, udah kaya reporter investigasi.” Rangga mendekus kesal. “He, Oke ... oke, saya ulang. Pak Rangga, saya nggak pernah bilang minta temanani makan, atau kalimat saya yang mana yang Bapak art

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD