- Kamu adalah poros jiwaku, Iselin. Aku bisa hidup bahkan tanpa ibuku, tapi tanpamu … kurasa aku tak akan berjiwa – - Mahaksha – * Begitu hati-hati Mahaksha menuntun Iselin yang akan masuk ke dalam mobil, pria itu memegangi tangan dan pundak Iselin, takut-takut jika perempuan yang rapuh ini mungkin akan terjatuh. Sungguh, Ia terlihat seperti suami siaga. Setelah mendengar kabar kehamilan Iselin, ia memutuskan untuk kembali menginap di rumah Rune. Beralasan dirinya terlalu sepi untuk tinggal di rumah ibunya sendirian, akhirnya dia diijinkan untuk kembali menginap di sana. Meski tanpa alasan pun, orang tua Iselin tidak pernah keberatan dengan keberadaan Mahaksha, mereka malah senang, karena Mahaksha malah terlihat lebih seperti anak mereka dibanding Rune. Hari ini rencananya, mereka b

