Memilukan. Apa yang dialami Wendy Lawson dalam dua kali dua puluh empat jam ini benar-benar memilukan. Air mata tak henti-hentinya mengalir dari sudut mata gadis yang tengah telanjang itu. Hanya selimut tipis yang melilit tubuhnya. Ia menangis, membasahi bantal bersarungkan kain sutra itu. Wendy tak bergerak sedikit pun. Seperti patung. Setelah sesi b******a yang mengerikan bersama August Gold, gadis itu tak mampu berkata-kata. Jangankan berbicara, menggerakkan tubuhnya saja ia tak mampu. Lehernya memar. Cinderamata yang diberikan August Gold sungguh tak memanjakan mata. Terlihat jelas memar merah bekas cupangan dan cekikan yang dilakukan oleh pria itu. Wendy hanya menangis dalam diam. Tanpa suara. Tiga jam yang lalu, setelah August Gold selesai mengisi dan memenuhi dirinya, Wendy benar

