jelaskan as kamu mimpi apa semalam dapat ide itu???" tanya Malvin .
"aku sudah melakukan berbagai cara selama dua bulan ini namun gagal akhirnya hanya ini yang bisa ku lakukan aku tau dia ngk akan mempermalukan aku depan umum aku sudah cari tau dan ku coba mendekati dia adalah orang yang sangat lembut ngk tegaan !!" ucap Aksa panjang lebar .
"aku harap kamu bisa menjaganya dengan baik dia wanita baik Aksa aku ngk mau kamu mengecewakannya !!" ucap Malvin yang begitu lah mereka saling melengkapi jika satu ada masalah maka yang lain membantu sebaliknya begitu juga .
"iya aku janji Vin akan menjaganya dengan ini mama ngk akan menjodohkan ku lagi kan Vin!!" ucap Aksa menatap asisten juga saudaranya .
"semoga aja Tante setuju kamu tenang aja aku selalu mendukung mu !!" ucap Malvin menepuk bahu Aksa lalu keluar dari ruangan menuju ruangan nya sebelum masuk Malvin membalikkan kepalanya kesamping menatap anart yang sibuk dengan kerjaannya namun sekali-kali meremas rambutnya kesal.
"anart semoga kamu bahagia Aksa sangat baik walau dingin didepan orang lain namun dia adalah orang yang lembut saat dirumah "Bahtin Malvin lalu menyelesaikan berkas yang harus di ceknya sebelum menyerahkan ke Aksa .
sedangkan di ruangan lain para karyawan sibuk bergosip tentang kejadian pagi tadi ada yang ngk terima karena Aksa memilih anart bukan mereka yang sudah lama mengabdi diperusahan namun Aksa ngk pernah sedikit pun melirik mereka padahal di lihat dari anart ngk ada yang menarik menurut mereka .
"apa sih yang di milikinya seksi juga aku !!" ucap karyawan wanita yang menyukai Aksa sambil menatap tubuhnya di cermin toilet .
"iya kamu lebih seksi darinya dan lebih cantik !!" ucap temannya
mereka ngk menyadari jika aku di dalam toilet mendengar semuanya ku hanya diam di kamar toilet tanpa bersuara ada rasa kesal di hatiku namun aku ngk bisa berbuat apa-apa aku pun keluar saat selesai tanpa peduli mereka berdua ngobrol aku langsung mencuci tangan namun saat asyik mencuci tangan tiba-tiba tubuh ku didorong keras.
"hei wanita pengoda kamu kasih apa sama pak Aksa hingga mau dengan mu ha ....!!" teriak karyawan itu yang ngk lain bernama lira dia emang menyukai pak Aksa sudah lama namun selalu di cuekin sudah berbagai cara mencoba mengoda pak Aksa namun di anggap angin lalu oleh Aksa.
"aku ngk goda pak Aksa!!" jawab ku menatap mereka jangan kira mereka berdua jadi aku takut mereka salah .
"kamu berani sama aku ha ......aku adalah pacar pak Aksa jangan berani mendekatinya ingat itu !!" ucap lira mendorong ku lagi dengan segenap emosi ku, ku dorong balik dia .
"jika memang pak Aksa pacar mu dia ngk akan melamar ku depan karyawan lain !!" ucap ku menatap tajam ke arah lira dan Vina membuat Vina disamping lira diam-diam mencoba keluar takut dengan tatapan anart.
"hei jalang jangan coba-coba ya !!" ucap lira ingin mendorongku lagi namun kalah cepat aku langsung berlalu keluar dengan kesal menuju meja kerja ku.
"ha apaan sih baru juga beberapa bulan kerja udah dapat Masalag" bahtinku kesal lalu menundukkan kepala di meja ngk aku ngk sadar jika Aksa di depanku.
"kamu kenapa an??" tanya Aksa
"ha ngk apa-apa!!" jawab ku kaget langsung mengangkat wajahku menatap Aksa didepanku.
"ayo kita makan siang!!"ajak Aksa masih berdiri depan meja ku .
"ya pak!!" ucap ku lalu mengambil tas ku lalu mengikuti Aksa keluar gedung menuju ke restoran depan kantor .
aku dan pak Aksa pun memesan makan siang saat makanan kami tiba kami langsung melahap hingga selesai lalu pak Aksa bersuara .
"an mulai hari ini jangan panggil pak jika kita diluar kantor boleh??" ucap Aksa .
"tapi pak kan bapak atasan saya dan saya hanya bawahan!!" ucap ku menatap pak Aksa
"an aku harap mulai saat ini panggil aku Aksa ya atau as apa pun alasannya !!" ucap Aksa lagi .
"ok as aku akan manggil kamu as gimana!!" ucap ku akhirnya mengikuti Aksa dari pada ribut pikirku.
"makasih an sudah mau menjalanin hubungan ini aku harap hati mu akan terbuka untuk ku aku akan sabar menunggu !!" ucap Aksa dengan senyum manis menunjukkan lesung pipinya .
aku hampir terpesona gimana ngk saat senyum seperti itu membuat jantungku hampir berhenti padahal saat dikantor wajah dingin cuek angkuh namun saat ini ku lihat Aksa yang berbeda penuh senyum dan lembut "apa karena dikantor dia lebih tegas ya "bahtinku dan aku pun ikut tersenyum .
"as aku mau nanya kenapa kamu memilihku di kantor banyak karyawan cantik seksi sedangkan aku hanya biasa aj??" tanya ku sambil menatap Aksa mencari jawaban .
"aku ngk gerti namun saat dekat dengan mu aku nyaman dan selama 5 bulan ini aku selalu memperhatikan mu hingga Malvin berkata jika aku menyukaimu maka kejarlah !!" ucap Aksa .
"semenjak kapan kamu mulai merasakannya??" tanya ku lagi.
"semenjak dua bulan lalu aku mulai memantapkan hatiku jika aku menyukai mu dan mencoba mendekati mu !!" ucap Aksa lalu aku terdiam membayangkan selama dua bulan ini Aksa selalu muncul tiba-tiba di mana pun aku berada .
"makasih karena memilihku !!" ucap ku akhirnya ya ada rasa bahagia karena Aksa memilihku namun ada rasa was.....was karena status kami yang berbeda .