"Sedang apa kamu disini!" Aryan bertanya dengan nada marah. "Apa aku harus bilang?" Raja masih duduk tenang di kursi teras rumah Sera. "Kamu mencoba mendekati Sera?" Pertanyaan Aryan membuat Raja menaikan alisnya. "Kenapa kalau iya?“ "Sejak awal aku sudah melihatnya. Ternyata hubungan kalian bukan cuma sekedar teman." Aryan mendengus. "Ada yang salah dengan itu? Kenapa kamu tidak urusi saja istri kamu itu." Raja menunjuk Zara yang menipiskan bibirnya, sementara Aryan mengernyit. "Dan meskipun aku mendekati Sera apa hubungannya denganmu. Kalian sudah bercerai, dan Sera bebas bisa dekat dengan siapa saja, termasuk aku. Kami tidak sedang berselingkuh." Raja menekan kata- katanya di akhir kalimat seolah menyindir Aryan dengan tingkahnya yang menyelingkuhi Sera. Aryan terdiam dengan tanga

