"Anna gak boleh gitu, Mama Anna udah datang jauh- jauh mau ketemu Anna." Zara menarik Hanna, namun bocah itu tidak mau dan justru semakin mengkerut di belakang Zara. "Maafin, aku Sera. Tapi Hanna kayaknya emang gak mau ketemu kamu." Sera menelan ludahnya kasar dengan mata yang masih menatap Hanna. "Kamu juga gak boleh maksa Hanna, takutnya dia makin gak mau sama kamu ..." Zara menatap pada Aryan yang memijat pelipisnya. "Mas, kamu janji ajak Hanna jalan- jalan kan? Mending bawa dulu Hanna. Biar nanti kita bujuk Hanna biar mau ketemu Sera," ucapnya meyakinkan Aryan. Aryan mengangguk. "Maaf, Sera." Sera masih diam dan melihat Aryan menarik Hanna, tapi tangan mungil itu justru menarik Zara agar Zara juga ikut bersama mereka. "Anna, Papa mau jalan- jalannya berdua sama Anna aja. Mama Zara

