33. Kita Jalan Yuk!

1270 Words

Amira langsung bahagia saat tahu Arbian yang di depan pagar. Dikarenakan keduanya masih mode marahan, ah.. ralat, bukan keduanya tapi hanya Arbian yang marah pada Amira. Amira berjalan dengan menahan senyum bahagianya untuk membuka pintu pagar. Amira membuka gembok, dia pun mulai berdrama kaget melihat Arbian. "Aa, kok Aa di sini?" Tanyanya pura-pura terlihat kaget. Dan Arbian pun tidak kalah berdrama dengan pura-pura mode masih ngambek. "Memangnya tidak boleh?" Arbian bertanya balik. "Eh, boleh kok." Keduanya sama-sama merasakan bahagia dan sama-sama sedang berdrama. Amira membuka pintu pagar dan Arbian masuk lagi ke dalam mobil. Dengan setianya Amira menunggu Arbian di teras setelah mengunci pintu pagar. Dengan malu-malu Amira menunggu Arbian berjalan ke teras, setelah Arbian

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD