"Mas, Ami tidak ingin memberi harapan pada Mas." "Tapi apa salah kalau Mas berharap?" "Ya Mas tidak salah, Ami hanya takut kecewa saja, lebih tepatnya takut kita sama-sama kecewa." "Apa Dek Ami sudah menyerah duluan sebelum melangkah?" "Mas, jujur saja Ami mengatakan iya. Ami tuh sudah tidak muda lagi, capek kalau Ami harus berjuang terus dengan hasilnya kalah saat baru beberapa langkah." "Kita coba saja dulu, gimana?" Ami pengen rasanya menolak tapi Rendra kekeuh pada pendiriannya untuk berjuang. Apakah dia harus bersama Rendra ikutan berjuang? Ami masih bingung. Untungnya Ami terselamatkan sama makanan yang datang dibawa pelayan dan juga kedua Rendra ikutan datang. "Gimana rasanya?" Ami bertanya pada Arindra dan Riandra dengan melihat keduanya bergantian. "Lumayan," jawab Ari

