Tim Istri Sah

1481 Words

Elang berangkat ke kantor dalam keadaan kurang sehat. Mual dan muntah yang dialami membuatnya tidak bisa makan nasi maupun sayuran. Dia hanya makan buah dan minum s**u untuk mengisi perutnya agar tidak kosong. Sifat manjanya pada sang istri membuatnya tidak mau ditinggal oleh Arumi meskipun hanya sekedar untuk mandi saja. Semua aktivitas keduanya dilakukan secara bersama-sama. “Sayang, sudah siap?” “Iya, Mas. Tunggu sebentar, Rumi ambil kotak bekal.” “Ikut ...” rengeknya dengan manja. Arumi menggandeng Elang mengajaknya menuju dapur. Seperti itulah sekarang Elang tidak mau berjauhan dengan istri kecilnya. “Kak Rumi mau ikut ke kantor?” “Iya, Din. Mau sekalian bareng berangkatnya?” “Boleh,” jawab Dinda dengan semangat. “Lagian sekolah Dinda searah dengan kantor Kak Elang.” Menden

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD