Meskipun sudah pernah mendengar kisah pilu itu dari Mark dan Ceri namun emosi Sean tetap saja terpancing apalagi Sally sendiri yang menceritakannya. Sungguh dirinya merasa gagal dan bodoh semudah itu masuk ke dalam perangkap John dulu. Sally yang melihat perubahan raut wajah Sean menerka dalam hati kalau tunangannya itu mulai berubah pikiran. Apa mungkin Sean merasa jijik seperti dirinya yang merasa kotor karena John pernah mencicipi tubuhnya meski tidak sampai mengambil miliknya yang paling berharga. Berbesar hati, Sally memegang tangan Sean dan menatapnya dalam berharap pikirannya salah. "Apa kamu menyesal setelah tahu, Sean? Masih belum terlambat untuk mundur dari hubungan kita. John, dia sudah pernah, dia... Aku…" Dengan cepat Sean mendekatkan wajahnya mengecup bibir Sally dengan

