Carol bukannya tidak tahu putrinya sedang memasang mode ngambek kepadanya sejak pulang ke rumah kontrakan baru mereka. Sean sudah mengabari tentang apa yang terjadi di apartemennya setelah Sally diantar pulang oleh supir, juga memberitahukan pengakuannya sebagai Ben yang membuat Sally semakin marah. Putri satu-satunya sedang duduk menyandar di kasur dalam kamar mungilnya. Melihat ibunya masuk, Sally menoleh tanpa menyembunyikan air mata yang masih mengalir karena marah sudah dibohongi selama ini namun tidak sampai hati untuk melampiaskan kemarahannya pada sang mama. “Sally, besok temani Mama ke rumah Tante Bri yah. Dia minta Mama untuk membawa sisa peninggalan milik Raka keluar dari rumah itu.” Meskipun sedang kesal Sally tidak tega untuk mendiamkan mamanya jika Carol mengajaknya bicara

