peperangan

1246 Words

Duar.. ! Duar.. ! Duar.. ! Duar.. ! Duar.. ! Cus.. ! Cus.. ! Cus.. ! Cus.. ! Suara deru ledakan yang masih terdengar di arah luar bawah tanah yang teramat bising di telinga, seakan-akan itu adalah hari dimana kancuran kerajaan Runium, aku memasuki ruangan yang ternyata itu adalah ruang senjata canggih teramat sangat besar, para bawahan Sang Putri menyapa. Melambaikan tangan tanda memberi hormat lalu mulai sibuk dengan pekerjaannya. Sang Putri cepat berjalan dan melompat naik diatas kursi senjata mirip meriam, hanya terdapat satu Laras besar, aku mengikutinya dan berada di belakang sang putri, perang senjata besar naik keatas, sangat canggih, atap baja terbuka, kami berdua naik ke permukaan yang sangat tinggi, perlahan Sang Putri melancarkan serangan dengan semangat menemb

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD