Tristan meneliti seseorang yang diikat dan ditutup pada bagian mata, dari bentuk bibir dan hidung itu seperti milik seorang wanita. Tanpa memberi rasa curiga, Tristan hanya bersikap santai dan menurunkan senjata nya. "Aku memang enggak ditugaskan di sini, cuma … Pas aku liat di kamera pengintai kalau di rumah ini sepi, makanya aku ke sini." "Di mana Nona Frada?" Seseorang lagi tiba saja menanyakan keberadaan Frada. Jelas Tristan mencurigai semua yang dilihat nya kali ini, apalagi tukang kebun terus bersembunyi di balik lemari. "Enggak tau, dia ada urusan di luar kota. Kenapa?" "Masa? Kan kamu Bodyguard dia." ucap pria berjas hitam, dia ragu jika ucapan Tristan itu benar. "Iya," Nathan berjalan mendekat ke kursi roda. "Dia ada urusan kemarin, tapi pas aku lagi dapet tugas dari Tuan buat

