mobil Galang pun melaju dan meninggalkan halaman panti.
di perjalanan baik Alexis mau Galang tidak ada yang memulai percakapan, mereka sibuk dengan pikiran dan kegiatan mereka masing-masing, Galang yang sibuk menyetir dan merasa gugup karena berada di samping Alexis kegugupan Galang bertambah karena mereka hanya berdua di mobil sedangkan Alexis sibuk dengan ponselnya yang sedang ia genggam, karena ingin menghilangkan rasa gugup Galang pun menyalakan musik di mobilnya, setelah menyalakan musik Galang pun berinisiatif memulai percakapan.
be kita ke taman aja ya, kaya nya enak kita ngobrol di taman kota. kata Galang memulai percakapan.
boleh asik juga ke taman sore-sore gini. jawab Alexis sambil memainkan ponselnya.
setelah mendengar jawaban Alexis Galang mengangguk kan kepala, setelah nya dia fokus menyetir Galang sudah terbiasa dengan sikap cuek Alexis padanya.
di sepanjang perjalanan menuju taman kota, berjejer kios-kios yang menjual aneka macam makanan dan minuman
Galang inisiatif menawarkan Alexsi untuk mampir ke kios yang ada di pinggir jalan.
be Lo mau mampir beli makanan atau minum dulu nggak? soalnya mumpung banyak yang jualan. tanya Galang pada Alexsi yang masih fokus dengan ponsel nya.
Alexsi pun seketika menoleh ke arah depan.
boleh kebetulan pengen beli jajanan juga, pengen nyemil soalnya. jawab Alexsi sambil memperhatikan kios yang ada di pinggir jalan.
ya udah mau beli jajanan apa emang?. jawab Galang sembari memarkirkan mobil di pinggir jalan.
pengen takoyaki sama Boba deh, Lo pengen beli apa Lang?. tanya Alexsi berbaring melepaskan sabuk pengaman.
samain aja deh. jawab Galang karena bingung ingin membeli jajanan apa, saking banyaknya kios yang menjual aneka makanan.
Mereka pun keluar dari mobil dan menuju kios makanan yang mereka inginkan, setelah hampir 30 menit akhirnya mereka pun kembali ke mobil dengan membawa plastik berisi makanan dan minuman yang mereka beli, mereka pun melanjutkan perjalanan menuju taman kota.
17.00 mereka pun akhirnya sampai juga di taman kota yang ramai, mereka pun langsung mencari tempat parkir mobil. setelah memarkirkan mobil mereka pun keluar dari mobil dan menuju taman kota yang ramai itu.
kita cari bangku aja dari pada duduk di rumput. kata Galang yang melihat Abe yang akan duduk di rumput.
Alexsi pun mengangguk lalu mereka berkeliling taman untuk mencari bangku yang kosong, setelah 10 menit berjalan akhirnya mereka pun menemukan bangku kosong yang letaknya di tengah taman kota.
kita duduk di sana aja ya. kata Galang sambil menunjuk bangku yang kosong.
mereka pun jalan menuju bangku tersebut, saat sudah duduk mereka berdua pun mulai memakan jajanan yang mereka beli tadi sembari melihat orang orang yang berlalu lalang, saat sedang memakan jajanan Alexsi tertarik pada seorang anak kecil yang bermain sepeda sendirian.
Lang liat deh anak kecil itu lucu ya, tapi ko dia sendiri ya. tanya alexsi pada Galang.
iya ya kita samperin yu. jawab Galang sembari berdiri dan menarik tangan Alexsi untuk mengikuti nya berjalan.
mereka pun mendekati anak tersebut dan memperhatikan anak tersebut yang sedang bermain sepeda sendiri, ketika anak tersebut berhenti mereka pun menghampiri anak tersebut dan bertanya.
halo dek nama Kamu siapa, ko main nya sendiri orang tua kamu dimana nanti kalo di culik gimana?. tanya Alexsi, anak tersebut pun menoleh dan menjawab.
halo kak namaku Bima orang tua sedang bekerja. jawab anak tersebut sambil tersenyum
halo bima nama kakak Alexsi ini teman kakak namanya Galang.
kalo orang tua kamu kerja kamu sama siapa di sini?. tanya Galang penasaran, tidak mungkin kan anak sekecil ini pergi ke taman kota seorang diri.
aku ke sini bersama pengasuh ku, tapi dia sedang membeli minum untuk ku. jawab bima sembari menunjuk pengasuh nya.
oh kirain kamu sendiri ya udah kita temenin sampai pengasuh kamu Dateng ya kata alexsi menawarkan diri.
boleh kak kita mau bola yu kak kata bima sembari melihat ke arah Galang.
boleh kita main di depan ya biar lebih luas kata Galang sembari menunjuk ke arah rerumputan yang lebih luas .
Mereka pun bermain bola hingga pengasuh bima pun datang.
den ini minumnya diminum dulu kata pengasuh yang menghampiri mereka bertiga.
terimakasih kasih mas mbak maaf merepotkan kata pengasuh tersebut.
nggak apa apa ko Bu malah kita senang bermain dengan bima kata alexsi sembari tersenyum.
yasudah den kita pulang sekarang ya, takut nya mami papi Ade keburu pulang kata pengasuh tersebut.
ok mbok kita pulang sekarang kata bima sembari mengambil bola yang tergeletak di tanah.
mari mas mbak saya permisi dulu kata pengasuh tersebut.
dadah kakak bima pulang dulu ya, nanti kita main lagi kata bima sembari melambaikan tangan mungil nya.
lang pulang yu udah mau magrib nih kata alexsi sembari melihat langit yang berwarna jingga.
ya udah ayu deh kita pulang. mereka pun bergegas menuju mobil.
setelah di dalam mobil Galang belum juga menyala kan mobilnya.
lang kok belum berangkat sih ini udah sore loh. kata alexsi
ada yang mau gue omongin ke Lo be, soalnya ya tadi di Gramedia gue serius, kasih gue kesempatan. kata Galang sembari memegang tangan alexsi .
kita jalani aja dulu Lang gue takut kalau kita pacaran semuanya malah jadi asing. kata alexsi melepaskan genggaman tangan mereka.
sebenarnya Lo suka nggak sih sama gue tanya Galang.
gue bingung Lang sebenarnya gue nyaman sama Lo tapi gue takut. kata alexsi mengatakan yang sebenarnya
yasudah kita jalani dulu, tapi gue nggak mau Lo Deket sama cowok lagi di kampus maupun luar kampus. kata Galang
ya terserah Lo lah yang penting gue nggak mau kita semua jadi asing nantinya, udah lah yu pulang sekarang udah gelap nih. kata alexsi sembari melihat langit yang sudah menghitam.
Galang pun melajukan mobil nya menuju panti asuhan untuk mengantarkan alexsi pulang.