Ketakutan Neysya "Ulangi sekali lagi ucapanmu Maudina Arinta Ayu.. ". Ujar Sang Proffesor dengan raut wajah yang seram. Guratan wajahnya yang killer menyimpan sejuta makna dan hal itulah membuat nyali Dina begitu ciut Mampua lu Maudina Arinta Ayu!! Apa yang harus kau katakan untuk menghadapinya!!!?? Dina terdiam di depan proffesor sedangkan Rindu hanya bisa menahan tawanya. Situasi ini benar-benar di luar dugaan Dina tapi mau bagaimana lagi ia harus menghadapinya. "Umm, Maaf Proffesor!!" Ujar Dina, ia berusaha kabur dari sang proffesor namun tangannya dicekal oleh proffesor "Mau kemana kau Maudina? Apa kata maaf itu bisa cukup?" Tanya Sang Proffesor Dina melepaskan tangannya dengan paksa. Suing! "Bodo amat! Ayo Rin kita berangkat sekarang aja!!" Ujar Dina menarik tangan Ri

