Part 52. The Past 43.

1819 Words

Sang surya mulai menampakkan diri dari ufuk barat, membuat gadis remaja cantik berkulit seputih s**u mengukir senyum pertama untuk menyambut awal pagi di hari ini. Gadis remaja itu terlihat menggeliat dengan tangan yang dia naikkan ke atas pun mulut yang dia coba tahan agar tidak menguap. Merasa sendi-sendi yang ada ditubuhnya sudah terasa sedikit nyaman. Gadis remaja itu perlahan menarik kelopak matanya, membuat netra hitam yang sedari tadi bersembunyi di belakang sana, mulai terlihat. Gadis itu menoleh ke kanan untuk melihat jam weker yang masih terlihat damai tanpa ada suara yang dikeluarkan, "Maaf yah, Ayu sudah bisa bangun cepat sebelum kau berbunyi jam," cicit Aileen dengan kedua sudut bibir yang semakin tertarik ke atas untuk melukis sebuah senyum. Iya, gadis remaja itu adal

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD