Kenapa Keluar Di Saat yang Nggak Tepat

1132 Words

Potongan daging rendang yang telah tercocol sambal hijau itu jadi terasa sulit ditelan. “Nih!” seru Arip sambil memberikan sebotol air mineral yang tersangkut di saku samping tas ranselnya. “Em anu Rip, Emak nggak bilang apa-apa ya?” ucapku mengulur waktu, mencari cara agar selamat dari pertanyaan Arip tanpa harus berbohong. Arip menggeleng dengan cepat. Iyalah! Nggak mungkin Emak akan menceritakan masalah ini pada Arip. Mulutku melanjutkan kunyahan, sedangkan Arip melihatku dengan tatapan menunggu jawaban. “Rip, gimana kalau ceritanya lain kali aja? Sekarang, biar aku menikmati masakan Emak ini dulu. Bener banget deh perkiraanmu, aku kangen banget ama masakan Emak ini, Kamu emang teman terpeka yang pernah kupunya, salut!” ucapku sambil memberikan gerakan hormat bendera. Arip menga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD