Ryan dan Jane sudah selesai melaksanakan kewajiban mereka untuk ke rumah orang tua perempuan itu. Meminta restu kalau kata papa dan mamanya Ryan. Tapi cowok itu lebih suka nyebutnya diskusi keluarga, sih. Karena kalau restu, mah, udah dia kantongi dari jaman awal memperkenalkan diri jadi pacar Jane. Iya, kan? Setelah berdiskusi kurang lebih dua jam itu, akhirnya, seperti dugaan Ryan dan Jane, serta dugaan orang tuanya tadi, orang tua Jane juga lebih suka dengan ide kalau Jane mau menyelesaikan dulu perkuliahannya hingga benar-benar selesai, baru Jane bisa lurus dan fokus untuk mengurus pernikahan. Karena berdasarkan pengalaman para orang tua, ngurusin pernikahan tuh emang gak gampang. Menguras tenaga, waktu, bahkan emosi karena mereka harus ekstra totalitas dan punya stok sabar banyak.

