84 : dibantuin malah marah

1935 Words

Apakah mereka melakukannya lagi? Oh, tentu saja. Mereka melakukannya di sofa dengan pembukaan dari Ryan yang bilang kalau kali ini dia ingin Ryan melakukannya dari belakang. Jane bagaimana? Mana bisa dia menolak. Dia tahu posisi favorit Ryan adalah memasukinya dari belakang. Pun Ryan juga tahu posisi seperti apa yang disukai sang istri. Hanya saja, kali ini Jane seperti membiarkan suaminya untuk melakukan apapun sesuka hatinya. Toh selama Ryan masih memprioritaskan kenyamanan Jane—maksudnya tidak melakukan sesuatu yang membuat Jane jadi sakit dan benci. That’s it. Karena kelelahan, Ryan tak meminta Jane untuk tetap begadang hanya karena ia ingin dilayani nafsunya. Sudah cukup sedari kemarin Ryan menggagahi sang istri. Ia rupanya perlu mengontrol diri sendiri karena kalau tidak, bisa-bisa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD