39. Langkah Baru

1798 Words

39. Langkah Baru Selesai melapor ke polsek, hari telah menjelang senja. Aku menyempatkan diri mengikuti shalat magrib berjemaah di sebuah mushala yang kutemui di perjalanan. Ya, setelah beberapa saat merasa sangat tegar dan bersemangat, kini moodku terjun kembali. Aku mulai menyetir dengan arah yang tidak jelas. Hampir satu jam lamanya berputar putar di tengah kota, hingga rasanya seluruh kota sudah aku kelilingi. Karena lelah, aku menghentikan mobil di tepi jalan. Menatap gedung gedung pencakar langit yang justru membuatku semakin merasa sesak. Nyaris semua tempat itu menyimpan kenanganku bersama Mas Aditya. Sumatra 21, The Lippo Plaza, gerai makanan di sepanjang jalan Sultan Thaha ... rasanya tidak ada tempat umum yang belum disinggahi kami. Air mata jatuh tak bisa dicegah. Rasa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD