SEISTIMEWA YOGYAKARTA | 9

1906 Words

    Bonar menatap Rindu yang uring-uringan sejak tadi pagi. Tatapan Rindu tampak khawatir. Bahkan untuk pertama kalinya Rindu kena tegur bu Marwah selama bekerja. Laporan keuangan yang Rindu kerjakan bahkan memiliki banyak kesalahan.     “Lo kenapa, sih?” tanya Bonar. Dia menggeser kursinya ke arah meja kerja Rindu. Mereka hanya berdua saja dalam ruangan ini sedangkan rekan satu divisi mereka sedang ada perkerjaan di luar kantor.     “Gue nggak papa,” jawab Rindu. Dia berusaha fokus membuat laporan yang di minta bu Marwah namun sudah beberapa jam berlalu, laporan itu bahkan belum jadi. Sejak kemarin pikiran Rindu mendadak kacau, dia terus memikirkan permintaan ibunya.     “Nggak papa, apanya? Lo bahkan kelihatan lebih kacau dari pada di tinggal nikah sama Genta. Kali ini apa yang mengga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD