Ceraikan Selina!

1203 Words

Selina yang sudah tak sanggup mendengar penghinaan dari Selena akhirnya bangkit dari kursinya. Wajahnya pucat, matanya berkaca-kaca, namun ia memilih diam tanpa sepatah kata pun. Dengan langkah cepat, ia pergi meninggalkan semua orang yang masih duduk di ruangan itu. Pintu utama terdengar berderit lalu menutup dengan sangat keras, seakan menjadi tanda luka yang baru saja menggores hatinya. Zeva spontan hendak bangkit menyusul istrinya, namun secepat itu pula Farhat menahan cucunya. “Jangan kejar wanita itu, Zeva! Kita harus menyelesaikan masalah ini!” bentak Farhat, matanya melirik sinis ke arah Willy yang tampak gelagapan, seperti tikus terperangkap. Selena berdehem kecil, mencoba memecah ketegangan dengan nada suara penuh percaya diri. “Anda tidak perlu khawatir, Kakek. Kalau saya dan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD