"Ya Tuan, saya adalah putri Willy Altezza," jawab Selina berusaha tetap tenang. "Ternyata putri Willy Altezza sangat cantik ya, apa yang membuat Nona datang kepada saya?" tanya Xander menyeringai. Selina melihat sekelilingnya. Beberapa Pengawal Xander juga berada di dalam ruangan itu. Bahkan Pengawal yang ada di dalam jauh lebih kekar dan lebih seram dibanding Pengawal yang membawanya kemari. Ruangannya itu padahal sangat luas, namun terasa menyesakkan karena atmosfernya yang dingin dan penuh tekanan. Dindingnya dilapisi panel kayu gelap, berkilau samar di bawah cahaya lampu gantung berwarna kuning. Di salah satu sisi, sebuah jendela besar menghadap ke lantai dansa Club di bawah, tapi kaca jendela itu hanya bisa dilihat dari dalam memberi Xander Wijaya pandangan sepihak atas kerajaa

