Chapter 122

1127 Words

“ gue tadi mau nya memang gitu tapi rasa nya sangat tidak adil kalau gue hanya mendengar penjelasan hanya dari satu pihak tapi melihat loe saat ini seperti sedang banyak Fikiran kayak nya gue salah waktu “ Ucap abian yang saat ini memang sengaja ingin menggoda Dylan .  “ enggak ... enggak loe benar ! Loe memang harus mendengar penjelasan gue dulu agar semua nya tidak semakin rumit dan membuat persahabatan kita hancur hanya karena kesalah pahaman seperti ini “ Ucap Dylan mantap . Lelaki tampan itu memang sudah sangat lama ingin menjelas kan hal itu sama sahabat nya itu tapi lelak itu hanya takut dan abian juga saat itu sudah di liputi dengan emosi pasal nya kakak mana yang akan dia saja saat melihat adik satu - satu nya tersakiti .  “ ya udah buruan loe jelasin ! Gue sebenar nya nggak pun

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD