Chapter 104

1138 Words

Abian yang mendengar kan ucapan lelaki itu hanya bisa terdiam . Lelaki tampan itu sangat menyesali ucapan nya yang mungkin saja saat ini menyinggung hati lelaki muda itu namun sungguh abian sama sekali tidak ada maksud untuk melakukan nya .  " sorry banget dude ,gue nggak tau dan gue juga nggak punya maksud apa - apa buat nyinggung perasaan loe ." ucap abian yang merasa tidak enak pada Rean . Rean yang mendengar kan ucapan abian hanya bisa tertawa .  " ha ha ha , tidak apa - apa hal itu sudah biasa kak . Maaf kan aku kalau membuat kakak merasa aku mengambil oma Natasya dari kakak tapi percayalah posisi kita itu berbeda di hati oma karena mau bagaimana pun kakak adalah cucu kandung beliau " Ucap Rean dengan nada yang sangat tenang . Lelaki tampan itu memang memiliki sisi dewasa disaat sis

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD