“AIYANA!” pekikan Luna menggema di seluruh ruangan butik milik Aiyana. Baru lima belas menit yang lalu Aiyana membuka butiknya dan memberikan briefing singkat kepada dua pegawainya, tiba-tiba muncul sosok sahabatnya yang paling heboh sedunia. Entah kali ini apalagi yang membuatnya begitu bersemangat untuk merecoki pagi Aiyana dan sudah membuat kerusuhan pagi-pagi begini. “Kamu tahu nggak kalau suaramu itu bisa bikin kaca aku pecah?” tanya Aiyana sembari berjalan ke arah Luna. Meski begitu Aiyana tetap tersenyum menyambut kedatangan Luna. Gadis berambut panjang sedikit bergelombang itu berjalan cepat menyambar lengan Aiyana dan menyeret Aiyana untuk sedikit menjauh. “Ada apa, kenapa heboh banget pagi-pagi?” tanya Aiyana lagi sebenarnya tak terlalu penasaran dengan sikap Luna. Sahabatn

