Paris yang ia datangi saat ini tidak jauh berbeda seperti saat terakhir ia berada disini. Harum berbagai roti yang baru matang merupakan khas kota ini, dan ini yang disukai oleh Hujan. Namun hari ini ada yang berbeda, banyak sekali penjual makanan disudut kota ini. Dan hal itu membuat kota ini menjadi hangat. “Apa kamu mau churros, Arnold?” Tanya Madi. Hujan mengangguk seraya tersenyum, “Boleh.” “Okay, akan aku belikan. Kamu tunggu di sini.” “Tidak, aku mau berjalan ke arah sana. Nggak jauh, kok.” Kata Hujan yang dijawab anggukan oleh Madi. Hujan berjalan pelan menyusuri tepi jalan raya yang ramai hari itu. Ia sangat senang dengan harum berbagai makanan yang baru saja matang. Tepat diseberang jalan itu terdapat menara Eiffel yang sangat terkenal, dan Hujan merindukan duduk disana samb

