21

1644 Words

Tur tambahan putaran pertama ditutup dengan manis di Sydney. Tiket terjual habis, merchandise juga demikian. Lelah yang dirasakan setiap orang yang berpartisipasi dalam tur ini terbayar lunas saat mendengar para penggemar tersenyum dan ikut bernyanyi bersama. Namun kepulangan mereka harus tertunda sampai besok malam karena Hujan harus melakukan wawancara dengan salah satu majalah mode terkenal di Australia dan WARM didaulat tampil di siaran langsung salah satu saluran televisi di sana. Sesungguhnya Ken sudah tidak sabar ingin kembali ke Jakarta dan bertemu Cessa untuk menyelesaikan perang dingin antara mereka berdua—dan dengan Hujan juga tentunya. Bahkan, Kenzo sekalipun yang tidak terlibat sekarang terkena imbasnya. Cessa juga tidak mau menerima telepon darinya. Berkali-kali Hujan dan Ke

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD