Sepanjang perjalanan menuju rumah mertuanya, Rasti memikirkan alasan apa dan dengan cara apa ia akan mengambil benda berharga yang ada dalam lemari Wening. Dan hingga motor terparkir di halaman rumah besar milik keluarga Hartono, alasan itu tak kunjung ia dapatkan. Sambil terus berharap dalam hati, ia akan menemukan celah masuk ke ruang pribadi milik orang tua sang suami, Rasti melangkah, menuju pintu yang terlihat terbuka. Hanya ada Yasmin yang tengah bermain di ruang tamu bersama boneka-boneka kesayangan, saat kaki Rasti menginjak pintu rumah megah itu. “Yasmin kenapa sendiri?” tanya Rasti pada anak Firna. Meskipun agak sedikit sungkan, tapi ia mencoba untuk bersikap ramah. “Iya, Eyang ke rumah sakit. Ngantar bajunya Pak Dhe Ayah,” jawab Yasmin polos. Rasti merasa terganggu dengan pan

