Pembantu Kiriman Garen

1028 Words

Bukan main kesalnya Garen mendengar ocehan Kaliya. Harga dirinya sukses retak seribu dibuatnya. Bagaimana mungkin ia bisa dikalahkan oleh lelaki sekelas Yudha yang tidak punya apa-apa. Sepanjang jalan pulang Garen hanya diam membisu tak begitu mendengarkan omelan Hera. Begitu juga Viona, ia sibuk meremas tangannya. Dia takut Kaliya bakal membocorkan rahasianya kepada Yudha. Tentu saja itu akan terjadi, Kaliya gitu— apapun peluang yang bisa digunakan untuk mendapatkan Yudha maka dia akan melakukannya. Ketika tiga insan itu sibuk bertarung dengan pikirannya masing-masing. Kaliya begitu gembira menyambut kedatangan Puri. "Loh Ibu!" Kaliya ingin beranjak namun Yudha menahannya. "Lo duduk aja, gak usah repot-repot." Begitu datang Puri langsung memeriksa kaki Kaliya. Tangannya merasa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD