BAB 26

1723 Words

Pagi harinya seperti yang Andin rencanakan malam hari, dia bangun lebih pagi untuk membuatkan sarapan terbaiknya untuk Ghidan. Dia ingin memintaa maaf atas tingkah bodoh yang justru menyulut pertengkaran mereka. Andin mengalah, dia ingin memperbaiki semuanya. Dia ingin menjadi istri yang menerima suaminya dan memberikan waktu untuk keduanya. Karena semua orang itu berbeda-beda, mungkin apa yang ada di dalam pikiran Andin berbeda dengan apa yang ada di dalam pikiran Ghidan. Daripada memikirkan masalah ranjang, mungkin alangkah baiknya Andin memilih untuk mendekat secara personal dengan Ghidan. Menjadi teman Ghidan terlebih dahulu, agar bisa menjadi teman Ghidan menghabiskan sisa usia bersamanya. Sekarang ini, Andin sudah mengenakan pakaian kerjanya dengan make up minimalis yang selalu men

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD