Pertemuan pertama. Seorang laki-laki dengan kemeja berwarna biru tua berjalan menyusuri lorong kampusnya yang mulai sepi. Sesekali laki-laki itu melihat ke arah belakang tempatnya berdiri, seperti merasa ada yang mengikuti. Sebagai seorang laki-laki yang tumbuh kuat, Ghidan sangat menyukai aktivitas fisik, bahkan laki-laki itu adalah salah satu atlet pencak silat terbaik yang dimiliki kampusnya. Tetapi, bukan berarti Ghidan tidak takut dengan segala sesuatu. Justru, dia sangat takut dengan gelap dan setan. Aneh memang, dia tidak pernah sekalipun melihat sosok ghaib yang tak kasat mata itu, tetapi entah mengapa dia selalu merasa bahwa setan itu ada. Seperti sekarang ini, Ghidan merasa bahwa sosok tak kasat mata itu mengintainya di setiap sudut-sudut bangunan tua kampus tempatnya menimba i

