BAB 39

1432 Words

Hari Jumat, hari merdeka bagi kaum jelata seperti Andin. Dia sudah menghabiskan lima hari dalam seminggu dengan lebih dari sepuluh jam setiap harinya karena selalu memaksa Dirga untuk memberikannya jatah lembur. Hal yang seringnya Andin dapatkan dengan mudah, dan lebih sering Dirga selalu menemaninya menyelesaikan tugasnya. Setiap Dirga bertanya, Andin selalu beralasan bahwa dia sedang ingin mendapatkan banyak uang untuk merenovasi rumah orangtuanya, padahal rumah kedua orangtuanya masih bagus dan layak pakai. Ya, tahu sendiri, Andin sedang berkilah demi menghindari bertemu dan bersikap canggung dengan suaminya. Seperti biasa, Andin selalu menghindar. “Ga, please” “Nggak” “Ga, lo sayang ga sih sama gw?” Dirga mengalihkan bola mata yang sebelumnya mengarah ke laptop, berpindah mengarah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD