"Ini pasti ulah Mama, aku akan menemuinya sekarang." Soni langsung berdiri dari tempat tidur untuk segera menemui Halimah di kamarnya. Namun, dengan cepat Dewi langsung memegang tangannya. "Nggak perlu, Mas. Mungkin Mama hanya belum terbiasa dengan kehadiranku. Lagi pula ada hal yang ingin aku katakan padamu." Dewi mengajak sang suami untuk duduk kembali di tempat tidur. Soni yang tidak ingin mengecewakan istrinya akhirnya mengikuti keinginan wanita yang baru saja menjadi istrinya. "Ada apa, apa yang kamu inginkan dariku." Pria itu tersenyum sambil mengusap pipi wanita yang ada di hadapannya. Tatapan mata yang syahdu dan lembut sudah cukup membuktikan jika ia sangat mencintai wanita yang kini menjadi istrinya. Bahkan masa lalu Dewi sebagai seorang kupu-kupu malam tidak membuatnya kehil

