Berkhianat (2)

1307 Words

"Abang jemput agak telat ya Luv, soalnya mau ngasih sp buat Oji bentar." ujar Alga saat Iluvia mencium punggung tangannya. "Bang Oji ultah?" Alga mengangguk, "Nambah tua dia." "Sampein ucapan selamat ulang tahun dari Iluvia ya, Bang. Traktirannya ditunggu gitu." ujar Iluvia lalu membuka pintu mobil. "Iye, lu belajar yang bener." "Siap, bucin!" ujarnya lalu turun dari mobil sambil terkekeh. Setelah Iluvia benar-benar keluar dari mobil sang Abang, ia melangkahkan kakinya masuk kedalam sekolah. Meskipun kini perasaannya sedang amburadul, namun Alga tidak perlu tau soal itu pikirnya. Sebab Alga sudah banyak menampung keluh kesah Iluvia, ia tidak mau lagi menambah beban Abangnya, karena bagaimanapun juga dunia Alga bukan hanya melulu soal Adik perempuannya itu. Iluvia berusaha memasang t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD