Mas Bos 14

1404 Words

Kairo menelan saliva kelat sekali lagi memandangi nama sahabat yang kini telah naik pangkat jadi kakak iparnya, di layar depan ponsel mahalnya. Inginnya sih, Kairo langsung reject atau abaikan saja. Kira-kira Aaron curiga gak ya kalau Kairo gak angkat? Takutnya, justru Aaron punya kabar penting soal istri gesreknya yang hilang. Nah, kalau Kairo gak angkat nih telepon. Aaron malah curiga dan menuduh Kairo macam-macam. Kalau diangkat sama dengan bunuh diri, dong! Soalnya kalau sampai Aaron tahu, Kairo gak bisa jaga adiknya. Matilah Kairo! Terus ini gimana? Angkat, jangan? Duh, Kairo gegana nih? “Angkat aja pak, siapa tahu penting?” Pak security yang baik hati pun, malah kini mengingatkan Kairo. Ugh, mulia sekali hatimu Pak Security. “Eh, i-iya. Ini juga mau saya angkat, kok.”

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD