*Happy Reading* "Kusut banget muka lo, lupa di setrika ya, tadi sebelum berangkat?" Bibir Aika makin maju lima senti, saat mendengar tanya itu keluar dari mulut Bianca ketika baru saja tiba di meja kerjanya. "Bukan lupa di setrika." "Lalu?" "Cuma lagi kangen aja sama Mas Bos," aku Aika jujur, seraya mendaratkan diri dikursi kerjanya, dan merebahkan kepala dengan lesu ke atas meja. yang masih rapi pagi ini. "Hilih, sekarang aja kangen. Kemaren-kemaren bukannya mau dikasih ke orang." Bianca memang teman k*****t. Tahu kawannya sedang bersedih bukannya dihibur, malah di ledekin. Kurang k*****t apalagi coba tuh cewek. "Ck, udah sih, Bi. Jangan ngungkit itu lagi. Bete tahu gak sih, kalau ingat. Iya tahu, gue emang salah waktu itu. Tapi kan, sekarang gue udah tahu salah." "Sayangnya, pas

