Mas Bos 128 *Happy Reading* "Tolong. Lepaskan saya." Pria paruh baya itu menghiba dengan sangat. Bersimpuh dengan keadaan kaki yang sudah tidak bisa digerakkan akibat terkena timah panas di kedua pahanya. Selain itu, dua tangannya pun sudah tidak bisa dia gerakan, sebab sudah dipatahkan oleh orang-orang yang menculiknya. Jangan tanya kondisi istrinya. Wanita itu sudah tak bernyawa setelah digilir belasan pria yang ada di sana. Kecuali dirinya dan si mata hijau. Namun, bukannya rasa belas kasihan yang ia dapat. Malah senyum manis dari si pemilik netra hijau, sebelum beranjak mendekati dan menginjak kaki pria tua itu tepat dilukanya yang masih mengeluarkan darah. Tak ayal lolongan kesakitan pun membahana, membuat pria yang bernama Rein itu tersenyum senang. Bukankah lolongan itu terden

