*Happy Reading* "Menurut lo, gimana, Bi? Gue bisa sembuh gak ya?" keluh Aika, setelah selesai menceritakan masalahnya pada Bianca. Tidak, tolong jangan salah paham dulu. Sebenarnya, Aika awalnya tidak mau meceritakan apapun pada si gesrek Bianca. Bukan karena kini dia sudah ingat bagaimana sifat kawannya itu. Tapi lebih ke ... ini kan urusan dapur rumah tangganya, yee kan? Jadi gak mungkinlah di umbar-umbar. Malu? Tentu saja. Begini-begini, Aika juga masih punya kemaluan. Eh, rasa malu maksudnya. Meski seringnya malu-maluin, sih. Makanya, awalnya Aika mau menyimpan semuanya sendiri saja. Akan tetapi, entah karena hormon datang bulan yang sebentar lagi akan nongol. Atau karena terlalu stress memikirkan hal itu. Alhasil, kerjaan Aika pun hari ini kacau sekali. Itulah yang akhirnya membu

