“Mau besuk,” ucap Novia yang menyerahkan bunga pada Kairo. Namun, Kairo menepiskannya hingga berantakan di atas lantai. Dia bahkan menyeret Novia agar mau keluar dari kamar. Wanita itu sama sekali tidak melawan membuat Kairo jadi bertanya-tanya. Muslihat apa yang sedang Novia rencanakan. “Mau apa Kamu ke sini?” tanya Kairo ketika mereka sudah menjauh dari lift. “Saya hanya mau minta maaf sama Aika. Saya menyesal sudah buat ulah di depan kantor. Tolong sampaikan ke daddy kalau saya menyesal. Tolong jangan blacklist saya. Saya butuh pekerjaan,” mohon Novia dengan wajah sayu. “Itu semua tergantung daddy. Sebaiknya Kamu minta maaf saja secara langsung. Saya tidak bisa bantu. Apalagi ini permintaan Aika yang pertama kalinya pada daddy.” Kairo membuang muka, berpura-pura memerhatikan ged

