Mas Bos 50

1695 Words

“Masa’ harus late post gara-gara nggak ada sinyal. Nggak asik banget, Mas Bos,” rengek Aika yang sudah sampai ke dapur. Kairo tidak menanggapi keluhan istrinya dan malah menata meja makan dengan aneka masakan. Tadi pagi pengurus rumah datang untuk mengantarkan sayuran dan daging untuk mereka. “Woah! Walaupun menginap di rumah biasa dan bukan villa atau hotel, tapi makanannya top abis. Nggak nyangka Mas Bos bisa masak juga. Kenapa kalau di apartemen nggak pernah masak?” Mata Aika berbinar ketika menarik kursi lalu membalik piring yang sudah tersedia agar bisa mengisi dengan makanan yang terlihat lezat. Menghirup aromanya saja sudah berpotensi menimbulkan genangan air karena terlalu sering meneteskan liur. “Bukan saya yang masak.” Seketika Aika kecewa. “Loh, kalau bukan Mas Bos, ter

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD