"Keyla." sapa orang itu dengan senyum lebar nya. "B-bang Aron?" Keyla memandangi Aron dengan tatapan tak percaya, sementara Aron hanya mengangguk dan terkekeh. "Sini, nggak mau di peluk sama cogan?" Aron merentangkan ke dua tangan nya sambil berjalan ke arah Keyla yang sedang terdiam mematung dengan air mata yang terus membasahi pipi nya. "Bang Aron jangan tinggalin Keyla lagi, hiks." Keyla berlari ke dalam pelukan Aron. "Sst, jangan nangis." ucap Aron sambil mengusap pipi Keyla. "Bangke lo, gimana gue nggak nangis lihat lo kecelakaan. Lo sih ngeyel jadi orang, udah gue bilangin juga jangan ikut balap liar." ucap Keyla sambil memukuli pundak Aron secara brutal. Lagi-lagi Aron hanya terkekeh dan membiarkan Keyla memukuli pundak nya. "Lo jahat tau nggak bang. Lo jahat udah bikin adek s

