Caca memang membiasakan pada anaknya untuk memanggil ayah pada Tama. Perempuan itu tidak bertanya pada pria itu terlebih dahulu, apakah dia bersedia atau tidak dengan panggilan untuk dirinya. Ia hanya ingin menghormati Tama karena lelaki itu sudah banyak membantunya. Berbeda dengan Tama, pria itu malah merasa terharu ketika keponakannya malah memanggilnya ayah. Bagi dirinya anak Andra juga merupakan anaknya. Dari dalam hati pria itu sudah timbul rasa sayang pada Kai seperti anaknya sendiri. Sudah dua hari berlalu dari proses persalinan Caca. Kini ibu dan anak itu pun sudah di perbolehkan untuk pulang. Sebenarnya Tama meminta Caca untuk pindah ke rumahnya, tapi perempuan itu menolaknya dengan halus. Caca hanya tidak ingin kehadiran dirinya dan bayinya akan membuat Tama berada dalam su

