Alfa memasuki sebuah ruangan di sebuah bangunan yang di jadikan tempat Gio bersama anak buahnya. Gio mengarahkan Alfa menuju ruang dimana Rival berada. Alfa masuk sendiri ke dalam ruangan itu dan terlihat Rival duduk di atas kursi dengan kedua tangan dan kaki yang di ikat. Rival menengadahkan kepalanya saat mendengar pintu di buka dan derap langkah mendekat. “Cih, kau puas sekarang?” seru Rival tersenyum sinis. Alfa masih diam membisu dan mengambil kursi untuk ia duduki di hadapan Rival. “Bunuh aku sekarang juga, Alfando! Kau bahkan lebih memperdulikan anak haram itu di bandingkan aku, adik kandungmu sendiri!” teriak Rival. “Aku memang sudah ingin membunuhmu!” seru Alfa dengan tajam membuat Rival tertawa mengejek penuh ironi

