Raisha dan Revan baru saja selesai melakukan pemeriksaan. Mereka kini berada di apotik untuk menebus resep obat dari dokter. “Kamu duduk di sini yah,” seru Revan pada Raisha. “Baiklah.” Raisha melihat punggung lebar Revan yang tengah membayar biaya obatnya. “Ah!” suara pekikan seseorang kembali membuat Raisha menoleh ke arah Revan saat sebelumnya ia sempat teralihkan ke layar handphonenya. “Lho Revan,” seru seseorang yang merupakan seorang wanita. “Laura?” seru Revan yang sempat kaget melihat sosok Laura di sana. “Kamu sedang apa di sini? Kamu sakit?” tanya Laura saat melihat Revan memegang kantong plastic berisi obat. “Bukan. Ini milik Raisha,” seru Revan menoleh ke arah Raisha. “Sayang kemarilah.” Raisha pun beranjak dari duduknya dan berjalan mendekati Revan. “Raisha?” gumam

