28. Ketulusan Hati

2095 Words

Dari pihak sekolah pun akhirnya mengundang wali dan siswa yang membully untuk berhadapan langsung. Tapi dengan perjanjian kalau wali dan anak-anak yang di bully tidak boleh berindak anarkis. Dengan pearasaan malu dan takut anak-anak itu pun berdiri dengan menunduk di hadapan semua orang. Alea merasa kasihan, sebenarya dia tidak ingin hal seperti ini terjadi. Melihat wajah adiknya, membuat Azlan langsung menguatkan dan meyakinkan adiknya kalau semua akan berjalan baik-baik saja. “ Kamu tenang aja le, semua akan baik-baik saja.” “ Tapi mereka kasihan kak.” Balas Alea. “ Tapi kalau mereka didiamkan pun akan lebih kasihan le, masa depan mereka akan bertambah hancur. Terus gimana coba perasaan orang tua mereka. Lebih baik orang tua mereka tahu sekarang le, sebelum anak-anak itu akan terses

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD