23. Ketulusan Hati

2190 Words

Alea terus diam saat Hulya sedang mengobati lukanya. Disana pun ada bi Arum, wajahnya pun ikut panik saat melihat wajah Alea yang terluka. Tatapan Hulya pun terus menerus mencermati wajah Alea, dia mencari sesuatu tentang apa yang sedang terjadi pada Alea. Karena Alea masih saja bungkam dan belum mau mengatakan apapun. Alea yang terus dipandangi pun merasa risih. “ Sebenarnya kamu mau ngobatin aku atau Cuma ngliatin aku.” Tanya Alea yang menghentikan tangan Hulya saat akan mengoleskan obat. “ Kamu ngga liat dari tadi tanganku bergerak ngobatin kamu.” Bantah Hulya yang menunjukkan tangannya. “ Tapi ngga perlu ngliatin aku sedetail ini, aku risih tahu.” “ Kalau kamu mau jujur pasti aku ngga ngliatin kamu seperti ini.” Ungkap Hulya, namun Alea langsung memberi kode untuk tetap diam, kare

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD